LSM Penjara Kritisi Kerja DPRD Kota Cimahi

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara,  Pemantau kinerja aparatur negara (Penjara) berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Cimahi, Rabu (15/5/19). Dengan membawa patung tikus hitam besar dari bahan kertas sebagai simbol seorang koruptor, lalu massa yang berunjukrasa membakar replika tikus tersebut sebagai bentuk hukuman bagi korupsi.

Tujuan LSM Penjara yaitu untuk mengkritisi kebijakan dan kinerja anggota DPRD Kota Cimahi. Lemahnya pengawasan terhadap eksekutif dan kurangnya keterbukaan infomasi, serta anggaran yang dinilai banyak di hamburkan, menjadi penyebab bertambahnya pengangguran, kemiskinan, buruknya pendidikan, kesehatan, infrastruktur dll.

Untuk itu pengunjuk rasa mengingatkan agar para anggota DPRD Kota Cimahi berbenah diri memperbaiki serta menjaga amanat yang sudah di berikan rakyat.

Adapun tuntutan mereka didalam orasinya antara lain diantaranya, untuk segera mengembalikan kerugian daerah atas kepentingan pembayaran, tunjangan komunikasi, transportasi, serta kelebihan belanja.

Kemudian menghemat anggaran daerah dengan mengurangi studi banding dan kunjungan kerja ke luar daerah dan melakukan kajian terlebih dahulu sebelum melakukannya agar hasil dari kegiatan tersebut dapat dirasakan manfaat nya oleh masyarakat.

Berdasarkan  data dan temuan, LSM Pejara segera menetapkan 44 anggota DPRD cimahi periode 2014-2019 menjadi tersangka sesuai dengan UU 31/1999 tentang Tipikor karena diduga melakukan tindak pidana korupsi,*** Yusup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *