September 25, 2020

PWI KBB Selenggarakan Diskusi Panel 2019

KBB gemmarakyat.com,-   Mengusung tema “Membangun sinergitas PWI Kabupaten Bandung Barat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat dalam menjaga hak anak dari labelisasi”, Selasa (26/11/2019) kemarin, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung Barat gelar Diskusi Panel 2019 di  Gedung HBS, Jalan Raya Cimareme, Padalarang.

Tak hanya Diskusi Panel, kegiatan ini sekaligus membahas kinerja PWI Kabupaten Bandung Barat sepanjang tahun 2019. Sejumlah narasumber berkualitas dihadirkan diantaranya Dedeh Supriantini Kasie Pengarustamaan Gender dan Kelembagaan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Bandung Barat Tahun 2019 yang membahas Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), Agus Dinar.

Kegiatan tersebut di hadiri Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, Perwakilan PWI Jabar Agus Dinar, Ketua KNPI KBB Lili Supriatna,  Kodim 0609, Humas KBB, Forkompinda, dan lainnya.

Ketua PWI Kabupaten Bandung Barat Heni Suhaeni mengatakan, organisasi PWI memiliki fungsi  mensosialisakan aturan yang berkaitan jurnalistik. Salah satunya berkaitan dengan masalah penulisan tentang kasus anak belum terlalu dipahami baik oleh pemerintah maupun media sendiri.

Ia mengutarakan, kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan pemerintah dan masyarakat tentang profesionalitas kerja wartawan.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman tentang aturan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) dan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) di kalangan pemerintah, masyarakat, maupun media,” kata Heni.

Hebatnya, kata Heni, Undang-undang sekarang bisa merubah segalanya, termasuk aturan dalam penulisan pemberitaan. Apalagi, lanjutnya, zaman sekarang merebaknya media sosial yang dinilai terlalu bebas dalam mengekspos berbagai kasus terutama tentang isu anak.

“Kegiatan ini juga merupakan upaya preventif PWI Kabupaten Bandung Barat dalam menyikapi sekaligus mensosialisasikan PPRA dan SPPA ini, sudah sering dikatakan pada masyarakat meski hanya sekadar obrolan,” tutur Heni.

Heni menambahkan, orang-orang yang diundang saat ini adalah para tokoh yang dinilai mampu menyebarkan dan mensosialisasikan tentang apa itu PPRA dan SPPA pada masyarakat.

“Mudah-mudahan kedepan ada sosialiasi yang lebih besar, untuk saat masih bersifat,” ujar Heni.

Agus Dinar perwakilan PWI Jabar menuturkan, di era industri 4.0 untuk para wartawan, literasi media publik itu meningkat, seiring dengan kemajuan teknologi informasi, hampir 70 persen media sudah berbasis internet.

“Masyarakat pun turut merasakan perubahan, ada tantangan untuk para wartawan dihadapkan pada makin bereaksinya masyarakat pembaca terhadap kebenaran pembaca,” tutur Agus dalam sambutannya.

Agus menjelaskan, publik memiliki hak koreksi dan hak jawab sesuai UU 40 tahun 1999, disini wartawan tidak bisa memelintir berita.

Banyak kasus pelanggaran yang saat ini sedang hadapi oleh PWI Jabar.

“Profesionalisme pers dan wartawan harus  ditingkatkan. Wartawan saat ini tidak bisa menulis dan membuat berita seenaknya,” jelas Agus.

Lebih jauh Agus menjelaskan, sesuai tuntutan UU 40, wartawan harus masuk ke organisasi dan organisasi diakui Dewan Pers dan pemerintah hanya ada tiga yakni, IJTI, PWI, dan AJI yang bertujuan membina anggotanya.

“Para wartawan harus di asah skill penulisan berita dan wartawan harus menghargai hak publik dan profesi,” ujar Agus.

Agus mengungkapkan, baru ada 600 orang yang ikut Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Jawa Barat, dan di Kabupaten Bandung Barat wartawan yang berkompeten sudah mencapai 60 persen.

“Wartawan yang telah mengikuti ukw diharapkan lebih profesiona terutama dalam melakukan liputan,” ujar Agus.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna menuturkan, banyak acara yang pesertanya banyak namun manfaatnya sedikit. Namun, disini rekan-rekan punya pemikiran untuk bersinergi dengan pemerintah.

“Saya setuju, posisi wartawan itu sama, kadang kala suka ada pemberitaan yang tidak rasional. Membangun sinergitas harus jelas, karena sebuah daerah tidak akan maju jika tidak ada wartawan yang mempromosikan,” tutur Umbara.

Umbara memaparkan, diskusi tidak perlu banyak orang bagaimana, KBB bisa maju bukan karena Bupati dan wakil, tapi karena adanya dukungan dan dorongan media.

“Agar bisa maju, pertama kita harus bersih hati, wartawan harus saling bersih dulu dari berbagai prasangka buruk dan saling menjatuhkan, wartawan harus bersatu,” papar Umbara.

Kedua, lanjut Umbara, pemda punya banyak program, salah satunya program Bandung Barat Caang, program ini bisa jadi potensi untuk meningkatkan nama Bandung Barat.

“Saya juga membangun bedah rumah sampai 170 tidak pakai APBD. Saya senang dengan adanya acara ini, peran media sangat dibutuhkan,” ujar Umbara. (*).

 

 

 

Hukum

KBB gemmarakyat.com,-- Kasus dugaan penyelewengan dana hibah untuk pembinaan atlit kepada KONI Kabupaten Bandung Barat (KBB), terus bergulir. Unit Reskrim Tipikor Polres Cimahi kembali meminta...

Sukabumi SRI,-- Lembaga Bantuan Hukum Sukabumi Lawyer’s Association bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Warungkiara Sukabumi, memberikan Bantuan Hukum dan Penyuluhan Hukum bagi...

KARAWANG, gemmarakyat.com,-- Kepolisian Resor Karawang selalu lakukan berbagai upaya  guna menciptakan keamanan dan  ketertiban di wilayah hukum Polres Karawang. Salah satunya yaitu dengan melaksanakan kegiatan...

 Said Erwin Darwis, S.H Sukabumi gemmarakyat.com,-  Di tengah Pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk di Indonesia, kegiatan peradilan umum di Indonesia tetap terus berlangsung. Tidak terkecuali...

Jakarta  gemmarakyat.com,-- Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesia telah mengirimkan surat dengan referensi nomor : 12/adv/Per-Kemenaker/20 pada tanggal 15 April 2020 kepada Menteri Ketenagakerjaan RI cc...

Reporter: Guyu Bandung, (SRI),- Pepatah mengatakan. Mulutmu  adalah harimaumu yang dapat menyelamatkan dan mencelakakanmu. Bicara baik akan berbuah baik. Sebaliknya, jika berkata buruk akan buruk...

Penulis: Roesman  Sukabumi, SRI,--  Warga  masyarakat kampung Babakan rw 12, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi yang belum lama ini diundang oleh pihak P.T. Protelindo...

Penulis: Imam | editor: Aq Bandung, gemmarakyat.com, – Polda jawa barat menerima laporan dari sumber yang enggan di ketahui identitas nya terkait ada nya indikasi  Korupsi...

Penulis: Imam – Editor: Asmr  Bandung  Raya, Gemmarakyat.com - Dalam rangka penyelenggaraan pengamanan pertambangan emas PT. Antam (persero) Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor, telah...

Sukabumi gemmarakyat.com,- Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi didampingi Pejabat Utama Polda Jabar dan Kapolres Sukabumi Kota, bergerak turun langsung ke lapangan untuk memediasi...