Ketua PGRI Jabar, Drs. H. Dede Amar M.MPd “Mengapus Image Bahwa PGRI Bukan PGRI SD “

Foto abud: Ketua PGRI Jabar Drs. H. Dede Amar, M. MPd (kopiah) & kepala SMKN 3 Kuningan Ramdan, SPd, M.Si sedang memberikan pengarahan.

Reporter: abud.  

Bandung, gemmarakyat.com,–  Sebagai bagian dari tugas dari ketua dan Pengurus PGRI Jabar adalah turba (turun ke bawah) seperti yang dilakukan ketuanya H. Dede Amar saat kunjungan kebeberapa daerah di pantura yakni berkunjung ke sma/smk yang berada di Majalengka, Cirebon dan Kuningan.

Saat di temui media di SMKN 3 Kuningan beberapa waktu lalu, dirinya mengatakan bahwa PGRI Jabar yang sekarang dipimpinnya harus berani turun ke sekolah- sekolah yang di daerah guna mendengarkan langsung aspirasi para guru, Tata Usaha(TU) termasuk meninjau langsung fisik bangunan sekolahnya, dan alhamdulilah sekolah ini cukup bagus baik sarana prasarananya, Sumber Daya Manusia(SDM) nya termasuk mutu pendidikannya, ucap Dede.

Lebih Lanjut, Dede, program PGRI Jabar adalah ” Hormati Guru Sayangi Teman ” artinya sudah saatnya kita menghormati rekan-rekan guru juga kita sayangi mereka yakni dengan cara memperhatikan para guru khususnya guru yang statusnya masih honorer. Selain itu kami pun ingin menghapus image atau kesan tentang PGRI yang selama ini terkesan dimasyarakat dan dilingkungan guru serta sekolah kalau PGRI itu PGRI SD, tegas Dede.

Untuk menghapus kesan tersebut adalah melalui pembina upacara minimal satu minggu satu kali, dimana kepala sekolah atau guru sma/smk yang berada di kota/kabupaten menjadi pembina upacara di sekolah SD/SMP dan begitu sebaliknya, insyaallah dengan cara ini perlahan tapi pasti akan menghapus kesan tersebut,jelasnya.

Dirinya pun, menuturkan berharap sekarang ini study banding tidak harus ke luar daerah Jawa Barat sebab banyak sekolah-sekolah baik itu SD, SMP, SMA dan SMK yang ada di daerah di wilayah Jawa Barat banyak yang bagus potensinya, baik itu dalam bidang mutu pendidikan, sarana prasasana sekolah atau bangunan sekolahnya, bidang SDM dan manajemen sekolahnya dan salah buktinya di SMKN 3 Kuningan ini. Sekolah ini cukup baik dan bagus luar biasa jadi teman-teman perlu berkunjung atau study banding ke sekolah ini.

Dengan mendatangi langsung ke sekolah manfaatnya bagi kami selaku pengurus PGRI Jabar dapat banyak menyerap langsung aspirasi para guru, baik secara kewajiban maupun haknya sebagai guru dan yang sangat menghawatirkan adalah kesejahteraan guru belum merata banyak guru honorer yang gaji sangat rendah, maka PGRI yang mewadahi para guru dari tingkat SD sampai SMA/SMK keluhan mereka ini akan diajukan kepada para kepala daerah baik itu wali kota atau bupati hingga ke gubernur Jabar, kalau bangsa ini mau maju maka pendidikan harus diperhatikan dan ditingkatkan, imbuh Dede.

Maka Dede pun berharap PGRI di bawah kepemimpinanya supaya bermanfaat bagi para gurunya yang dinaunginya serta akan mendorong terus apa yang diharapkan para guru yakni kesejahteraannya terutama bagi para guru honorer. Dan harapan kami kedepan menjadikan guru yang bermartabat dan sejahtera sebab jika pendidikan maju tentu bangsa menjadi hebat dan kami ingin melahirkan ” Generasi Emas di Tahun 2045 ” benar-benar terwujud, pungkasnya.**(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *