YPI UMI MIYAH ARJASARI SIAP MELAHIRKAN GENERASI EMAS

Liputan Edi Suryadi, Biro Kab. Bandung

Editor: Sunanraya

Kab. Bandung gemmarakyat.com,– Pendidikan merupakan proses ‘memanusiakan manusia’ (nguwongake uwong). Dengan bekal pendidikan yang layak dan memadai, seseorang akan mampu menghadapi kehidupan masa depannya dengan kesiapan secara mental spiritual, fisik jasmani dan kemampuan intelektualnya. Kalaupun dia dihadapkan kepada permasalahan dinamika kehidupan, maka dia akan tetap berusaha untuk menyikapinya dengan tenang dan positive thinking.

Demikian ungkap Siti Saniah, S.Pd.I Ketua Yayasan Umi Miyah Arjasari beberapa waktu lalu ketika diwawancarai SRI terkait dengan kesiapan Yayasan Umi Miyah menghadapi PPDB 2020-2021. “Kami memandang pendidikan  sebagaimana layaknya sembako (sembilan bahan pokok), sebagai kebutuhan yang tidak boleh ditinggalkan oleh manusia. Karena dengan bekal pendidikan yang mumpuni seseorang akan tetap ‘survive’ dalam kehidupannya.” Ungkapnya.

“Kami akan tetap memberikan pelayanan pendidikan yang memadai bagi para anak didik kami, meski sampai saat ini yayasan kami belum mendapat bantuan dari pemerintah (Pemda ataupun Kemenag). “ Tambah Siti Saniah ketika ditanya masalah keberadaan operasional lembaga yang dikelolanya. “Kami yakin bahwa pemerintah pun melihat eksistensi lembaga ini yang terus berjalan.” Tambahnya.

“Padahal prestasi anak-anak didik kami tidak kalah dengan lembaga pendidikan sejenis lainnya. Buktinya, kami mampu mengantarkan beberapa anak didik kami menjuarai Musabaqah Tahfidzul Qur’an dan Pildacil dalam acara AKSERA (Ajang Kreativitas Seni dan Olahraga Anak RA) se-Kecamatan Arjasari beberapa waktu yang lalu.” Ungkap Siti Saniah.

“Dengan kekuatan yang kami memiliki sendiri selama ini, kami mencoba memberikan bukti kepada masyarakat bukan janji. Kami memiliki 6 orang guru honorer dan 1 orang operator serta seorang penjaga sekolah yang kami bayar secara swadaya dan swakelola. Mudah-mudahan menjadi pemacu dan pemicu bagi kami dalam mengemban amanah ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.” Ujar Siti Saniah ketika dikonfirmasi masalah PTK yang ada di bawah binaannya.

“Oleh karenanya, kami menghimbau kepada masyarakat sekitar Umi Miyah untuk tidak ragu-ragu untuk datang dan mendaftarkan putra-putrinya di lembaga kami. Kami mengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudhatul Athfal (RA), dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA). Silahkan datang saja ke alamat kami di Kampung Baduyut RT.03 RW.13 Desa Baros Kecamatan Arjasari atau via Telpon 081322278978. Bagi 10 pendaftar pertama akan mendapatkan hadiah hiburan.” Tambah sang Kepala Sekolah menutup wawancaranya dengan SRI.*** (eds)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *