Pangkas Bantuan kota, Ternyata ?

Berhembus nya pemberitaan mengenai pemotongan bantuan pemerintah kepada masyarakat acapkali terjadi, akhir- akhir ini di beberapa daerah, seperti halnya kejadian di Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Menurut informasi, Ada penyalahgunaan teknis dengan motif memangkas beras bantun kota (bankot).

Fitriani Manan, pelaksana tugas Dinas P2KBP3A kota cimahi, Ketika di konfirmasi, membenarkan terkait informasi tersebut, namun hal tersebut di luar wewenang nya yang mengacu kepada petunjuk teknis.

“Kejadian di  Rw 11 Itu, di luar koridor kebijakan dinas  P2KBP3A, dan kita sekalipun tidak pernah membuat instruksi seperti Itu, bantuan harus lengkap di terima keluarga penerima manfaat (KPM). Saya kaget, Ketika mendapatkan laporan tersebut, Melalui tim kita lakukan verifikasi ke lapangan, ternyata  itu semua inisiatif warga, Jelas nya.

Hal Senada, di katakan Lurah cibabat, Sodikin, pihaknya tidak pernah memerintahkan pemangkasan bantuan dan di ketahui bahwa hal tersebut murni inisiatif warga yang ingin membantu sesama.

” saya salut  dengan sikap peduli warga RW 11, dari mulai pendataan melalui RT dan RW setelah di nilai sesuai sasaran, langsung saya serahkan ke Dinsos P2KBP3A,”ujarnya.

Terpisah, ketua RW 11, memberi keterangan mengenai  pemotongan bankot yang ternyata tidak ada yang namanya pemotongan dan mengklaim pihaknya sudah memberikan bankot sesuai data penerima, namun yang terjadi adalah para penerima malah, memberikan nya lagi kepada warga yang lebih membutuhkan, Tegas nya.

Salah seorang warga penerima bankot tahap dua, Anwar,Ketika di temui media, menerangkan tidak ada pemotongan bantuan, bankot tersebut datang kepada nya, dikarenakan kondisi ekonomi yang masih stabil, lalu bantuan Itu di berikan kepada yang membutuhkan, Pungkas nya.**(*).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *