Inovatif, Desa Cihanjuang dirikan Lembur Tohaga

KBB gemmarakyat.com,– Pandemi Covid 19 belum beranjak dari ruang lingkup sendi kehidupan, berbagai kejadian selalu menyapa melalui laporan pemberitaan media elektronik, cetak maupun online tentang insiden korban virus Corona. Dari level pejabat hingga rakyat jelata terpapar hingga berujung kematian, Tragis dan ironis.

Langkah protektif pencegahan penyebaran agar tidak massif di lakukan pemerintah pusat sampai daerah, seperti hal nya Pemerintah Desa, Cihanjuang, Kecamatan, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, melalui koordinasi kepala desa dengan perangkat serta warga menjalankan program Kapolri yakni Antisipasi Covid 19 dengan membangun ” Lembur Tohaga” berlokasi di RW 08, Desa Cihanjuang.

Hal itu di jelaskan, Kepala Desa Cihanjuang, Gagan Wirahma, kepada media, bahwa pembangunan lembur tohaga merupakan gagasan nya sendiri sinergi dengan program Kapolri, dengan di perbantukan kepala dusun, Sutisna serta ketua RW 08, Solihin. Dalam Klasifikasi nya program Lembur Tohaga meliputi.

5 aspek, Ujar nya. Yang pertama mengenai ekonomi sosial, bermakna masyarakat yang taraf ekonomi nya baik harus bisa membantu perekonomian tetangganya yang masih kurang, kemudian yang ke dua, lanjut, Gagan dalam hal keamanan, Setiap warga yang ada di lembur tohaga harus bisa menjaga lembur nya dari tindakan orang orang yang tidak bertanggung jawab seperti melakukan kejahatan. Lalu yang ke Tiga, Ketahanan Pangan, realisasi nya bagi warga yang memiliki tanah ataupun halaman luas, di manfaatkan menjadi kebun yang bisa di tanami sayuran ataupun bahan konsumtif lain nya. Selanjutnya ke Empat, terkait UMKM, yaitu memberdayakan masyarakat yang mempunyai industri rumah ( home industri) di berikan penyuluhan agar usaha nya bisa berkembang dan di tawarkan penambahan modal apabila membutuhkan.

” Yang ke Lima, sadaqoh artinya setiap warga bisa tolong- menolong sesama tetangga, apakah itu sadaqoh harta, tenaga, ilmu dan  pikiran. Apapun yang pada inti nya bisa membantu tetangga nya yang ke susahan” pungkas, Gagan.

Di tempat yang sama, Kepala Dusun (kadus), Desa Cihanjuang, Sutisna menambahkan

” Jikalau ke lima aspek ini berjalan dan di aplikasikan dalam aktifitas keseharian, Insya Allah kita pun akan terhindar dari yang namanya covid 19 .Dan, bilamana 5 aspek di lembur tohaga ini terwujud dengan baik dan sukses, ini kan, bisa di buat lagi lembur tohaga di desa- desa yang lain, terutama bagi desa yang dari segi kondisi ekonomi nya masih di bawah standar,” tutup nya.**(Yusuf/Eker*).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *