DUGAAN PEMALSUAN TANDATANGAN DUKUNGAN DALAM PENCALONAN KETUA IPSI KBB 2020-2024.

Mayor Ahdi Yusuf, Ketua Tim Penjaringan Balon Ketua IPSI KBB tahun 2020
KBB gemmarakyat.com,– Pasca terpilihnya Asep Hendra Maulana sebagai Ketua Umum IPSI KBB periode 2020-2024 secara aklamasi, muncul berita yang menyebutkan bahwa Muskab IV IPSI KBB tahun 2020 ini cacat hukum. Menanggapi hal itu, Mayor Ahdi Yusuf selaku Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua IPSI KBB pada Muskab IV IPSI KBB ini membantahnya.

“Cacat hukum dari mana, kami sudah melakukannya berdasarkan tahapan yang semestinya. Jauh sebelum Muskab ini digelar, kami telah memberitahukan tentang registrasi ulang keanggotaan IPSI kepada para perguruan silat, lalu kami mengadakan rapat pembahasan mengenai persiapan Muskab. Berkali-kali kami mengundang para pengurus IPSI untuk rapat, tapi yang hadir hanya itu-itu saja. Demikian pula dengan administrasi perguruan anggota IPSI, hanya beberapa saja yang menyelesaikannya.” Ujarnya

“Jadi, kalau hari ini kami menggelar Muskab, lalu ada yang mempermasalahkan aspek proseduralnya, saya jadi kaget. Mereka (kubu Ayi Mukti) bisa mendaftarkan calonnya dan mereka hadir dalam Muskab IV IPSI ini, artinya mereka sudah tahu perhelatan ini. Logikanya, seandainya mereka menganggap ini cacat hukum kenapa tidak dari awal saja mereka melakukan penolakannya, bukan di saat pelaksanaan Muskab.” Tambahnya.

Sementara itu, terkait hasil Muskab IV yang menetapkan Asep Hendra Maulana sebagai Ketua Terpilih, Ahdi menyebutkan bahwa berdasarkan persyaratan pencalonan, hanya dialah yang memenuhi persyaratan tersebut.

“Saudara Asep Hendra secara administratif maupun faktual memang layak ditetapkan jadi Ketua Umum IPSI terpilih. Dukungannya saja 17 dari 25 peserta yang merupakan hasil verifikasi pengurus, dan itu sah semua bukan dukungan palsu. Tidak seperti mereka, dukungan saja ada yang diduga palsu.” Ujarnya.

“Kalau mereka masih ‘keukeuh’ dengan sikapnya membuat manuver atas hasil Muskab ini, kami semua akan menempuh jalur hukum atas apa yang dilakukannya dengan memalsukan dukungan dan tandatangan palsu. Karena kami memiliki bukti dan kesaksian yang menguatkan dugaan itu. Jadi saran saya, alangkah eloknya seandainya kita melihat ke depan dan menata IPSI ini agar lebih berprestasi. Segala kekurangan yang selama ini ada, harus menjadi tugas bersama IPSI dan para perguruan silat anggota di bawah komando Saudara Asep Hendra.” Pungkas Ahdi Yusuf.**(daswan*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *